Ketika belajar membuat roti, kurang lengkap rasanya jika tidak mencoba roti asal Prancis bernama brioche. Hal ini karena rasanya yang enak dengan tekstur lembut dan kaya mentega. Cara membuat rotinya pun cukup mudah, sama sekali tidak sulit.
Secara visual, roti ini memang tidak terlihat berbeda dengan roti tawar pada umumnya. Hanya saja, teksturnya jauh lebih lembut karena kandungan telur dan mentega yang lebih banyak. Rasanya juga sedikit lebih manis, sehingga keduanya berbeda.

Definisi
Pada penjelasan di atas, Anda sudah tahu jika brioche bun adalah roti khas Prancis dengan kandungan mentega dan telur yang tinggi. Bahkan terkadang, roti ini memakai mentega antara 30-50% dari berat tepung terigu. Karena itu, wajib memakai terigu berprotein tinggi.
Alasannya karena terigu berprotein tinggi punya kandungan gluten yang jauh lebih banyak, sehingga bisa menahan lemak dari mentega dengan lebih kuat. Inilah yang membuatnya roti klasik khas Prancis ini tetap bisa mengembang dengan sempurna saat dipanggang.
Jika Anda bertanya-tanya apa beda brioche dan roti biasa, jawabannya ada di komposisi mentega, telur, dan beberapa adonan lainnya. Para baker menganggap bahwa makanan ini termasuk ke dalam kelompok viennoiserie, perpaduan roti dan kue manis (pastry).
Ciri khasnya adalah tekstur yang empuk, lembut, dan berserat. Secara garis besar, mirip dengan kapas dan punya sensasi meleleh di mulut. Meskipun rotinya Anda diamkan selama 2-3 hari, kelembutannya masih ada dan tidak akan hilang seperti roti lain.
Warna bagian luarnya coklat keemasan, karena kandungan telur yang lebih banyak daripada roti biasa pada umumnya. Paling pas Anda sajikan dengan selai, namun tetap enak saat disantap polosan. Namun biasanya, orang-orang mengolahnya jadi brioche French toast.
Sejarah Singkat
Setelah tahu definisinya, kini saatnya untuk mempelajari lebih banyak tentang sejarah singkatnya. Ada alasan kenapa roti ini disebut sebagai roti klasik ala Prancis, mengingat eksistensinya sudah ada sejak abad ke-15 dan berasal dari Normandy di Prancis Utara.
Normandy adalah daerah yang terkenal akan produksi turunan susu atau dairy, termasuk mentega. Ini kenapa kandungan menteganya jauh lebih banyak daripada di roti lain. Karena kaya mentega, dulu roti ini jadi simbol kekayaan dan status sosial di Prancis.
Teknik Pembuatan Roti
Secara garis besar, teknik pembuatan roti lembut khas Prancis ini tidak jauh berbeda dengan roti lain. Hanya saja, ada beberapa tips yang dapat membantu agar hasilnya tidak gagal, seperti pada penjelasan berikut ini!
1. Gunakan Mixer agar Mudah Kalis
Salah satu karakteristik khas roti ini adalah kandungan mentega yang lebih banyak daripada roti lain. Pada roti biasa, Anda hanya perlu 20-30 gram mentega untuk setiap 250 gram terigu. Tapi khusus resep ini, Anda butuh 125 gram mentega untuk 250 gram terigu.
Artinya, profil adonan akan lebih basah dan lembek, susah kalis jika Anda mengadonnya secara manual. Karena itu, jangan lupa untuk menggunakan mixer agar tidak perlu menambahkan terigu dan merusak tekstur roti.
2. Butuh Waktu Proofing Lebih Lama dari Roti Biasa
Setelah adonan kalis, roti klasik ini juga butuh istirahat atau proofing agar adonan mengembang. Jika roti biasa hanya butuh 40-60 menit saja, roti ini perlu waktu yang lebih lama. Hal ini karena komposisi mentega yang lebih banyak, sehingga perlu waktu 2-3 jam.
Penutup
Singkatnya, brioche adalah roti klasik yang berasal dari Normandy, Prancis Utara. Ciri khasnya adalah tekstur yang lembut dan seakan lumer di mulut, mengingat lebih kaya akan mentega dan telur. Jadi, sudah siap membuat dan mencoba roti yang satu ini?

