Sudah jadi rahasia umum jika ada banyak pilihan roti di dunia. Tapi, bila membahas garis besarnya saja, ada roti manis dan tawar. Meski keduanya termasuk klasifikasi roti paling dasar, ternyata masih banyak yang belum tahu perbedaan roti manis dan roti tawar.
Jika hanya melihat dari namanya saja, manis dan tawar itu adalah bagian dari rasa. Jadi Anda mungkin sudah bisa menebak jika rasa roti tawar itu tawar, sedangkan roti manis rasanya manis. Tapi selain itu, masih ada beberapa perbedaan lain.

Perbedaan Roti Manis dan Roti Tawar
Khusus untuk Anda yang penasaran tentang apa saja perbedaan roti manis dan roti tawar, berikut adalah penjelasan lengkapnya!
1. Komposisi dan Profil Rasa
Pada penjelasan di atas, Anda mungkin sudah tahu apa yang dimaksud dengan roti tawar dan roti manis. Singkatnya, roti tawar adalah roti yang memiliki rasa tawar dan netral, sedangkan roti manis adalah roti yang memiliki profil rasa yang lebih manis.
Perbedaan profil rasa tersebut bisa terjadi karena ada perbedaan komposisi saat membuat kedua jenis roti tersebut. Roti tawar menggunakan bahan yang lebih sedikit daripada roti manis. Sementara roti manis memakai bahan yang lebih banyak dan kompleks.
Untuk membuat roti tawar, Anda hanya perlu bahan-bahan dasar, seperti tepung terigu, ragi, air, dan gula. Tinggal sesuaikan jenis roti tawar mana yang ingin Anda buat, apakah roti tawar putih, roti gandum, sourdough, roti pita, baguette, dan lain-lain.
Sementara untuk membuat roti manis, Anda harus menambahkan beberapa bahan lain agar rasanya lebih manis dan kaya. Beberapa contoh bahan tambahannya adalah telur, susu, mentega, garam, keju, coklat, kayu manis, minyak zaitun, dan lain-lain.
Penambahan komposisi bahan tersebut bisa Anda sesuaikan dengan jenis roti manis yang ingin Anda buat, seperti cinnamon roll, coffee bun, roti sobek, milk bun, dan lain-lain. Terkadang, komposisi gulanya juga berbeda, tergantung roti apa yang Anda buat.
2. Visual atau Tampilan Roti
Ternyata, perbedaan antara roti tawar dan roti manis juga bisa Anda lihat dari visual atau tampilannya. Hal ini karena keduanya punya bentuk yang berbeda. Jadi hanya dengan sekali lirik, Anda bisa tahu apakah roti tersebut adalah roti tawar atau roti manis.
Ukuran roti tawar cenderung lebih besar, biasanya berbentuk kotak, oval, bulat, atau memanjang. Anda harus mengiris dan membaginya dulu ke dalam beberapa bagian sebelum menyantap rotinya. Pada, umumnya, visual di permukaannya terlihat matte dan kering.
Sedangkan roti manis biasanya punya ukuran yang lebih kecil. Bentuknya pun lebih variatif, entah itu spiral, pipih, dan lain-lain. Karena lebih kecil, Anda bisa langsung menyantapnya sendiri, tak perlu diiris lagi. Permukaannya lebih mengkilap atau glossy.
3. Cara Penyajian
Selain tampilannya, perbedaan roti manis dan roti tawar juga bisa Anda lihat dari cara penyajiannya. Ada yang bisa disantap langsung tanpa tambahan apapun, ada juga yang harus Anda olah dan beri topping dulu. Hal ini karena profil rasa kedua roti tersebut berbeda.
Roti manis sudah punya rasa yang kaya, sehingga sudah enak tanpa harus Anda tambah apa-apa. Anda bisa langsung menyantap dan menikmatinya. Paling enak jadi camilan sebagai pelengkap minum teh atau kopi, jarang ada yang menikmatinya sebagai main course.
Sedangkan profil rasa roti tawar tidak sekaya roti manis. Jika hanya disantap langsung begitu saja, rasanya hambar dan terlalu netral. Karena itu, bisa tambahkan keju, coklat, selai, dan berbagai topping lain yang sejenis agar terasa lebih enak di mulut.
Anda bahkan bisa mengolahnya jadi makanan lain yang lebih kompleks, seperti French toast, sandwich, dan lain-lain. Jika roti manis lebih cocok jadi camilan atau kudapan, maka roti tawar lebih pas Anda santap sebagai main course atau makanan utama.
Penutup
Itulah perbedaan roti manis dan roti tawar yang perlu Anda ketahui, dari segi komposisi dan profil rasa, tampilan visual, hingga cara penyajiannya. Meski berbeda, namun kedua jenis roti ini sama-sama enak dan layak untuk Anda coba.

