Sudah jadi rahasia umum jika daya tahan roti memang tidak lama. Namun jika cara menyimpan roti tidak tepat, rotinya bisa lebih cepat keras dan rentan berjamur. Bahkan, rasanya bisa berubah dan jamur bisa tumbuh hanya dalam waktu 1-2 hari saja.
Sebaliknya, jika Anda menyimpannya dengan baik, roti tersebut bisa tetap terasa lembut dan tidak mudah berjamur setelah beberapa hari. Rotinya pun masih aman dikonsumsi setelah 4 atau 6 hari. Karena itu, pastikan Anda tahu bagaimana tips dan trik penyimpanannya.

Cara Menyimpan Roti
Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara menyimpan roti agar awet dan tidak mudah jamuran, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti!
1. Gunakan Wadah Kedap Udara dan Simpan di Tempat Kering
Pastinya, ada banyak dari Anda yang penasaran roti lebih baik disimpan di mana. Apakah di suhu ruang, lemari es, atau bahkan freezer? Ternyata, tempat terbaiknya adalah di suhu ruang. Hal ini agar tekstur roti tetap lembut dan profil rasanya tidak berubah.
Hanya saja, Anda harus tahu roti tahan berapa lama di suhu ruangan. Pada umumnya, roti bisa bertahan hingga tiga hari. Kuncinya adalah menyimpan roti tersebut di wadah yang kedap udara dengan kondisi yang paling ideal, kering dan tidak lembap.
Hindari juga sinar matahari langsung atau sumber panas lain seperti oven dan kompor. Pastikan tutupnya selalu rapat agar tidak ada udara yang masuk ke dalam. Hal ini karena udara dan kelembapan bisa membawa spora jamur, membuatnya lebih cepat berjamur.
2. Simpan di Lemari Es atau Freezer Jika Ingin Lebih Awet
Jika roti tidak habis di hari kedua, Anda bisa memasukkannya ke dalam lemari es agar bisa tahan lebih lama lagi. Hal ini karena suhu dingin di bisa menghambat pertumbuhan jamur pada roti. Jadi, tetap bisa Anda santap dalam 4 hingga 6 hari ke depan.
Jadi, jika Anda bertanya-tanya apakah roti tawar bisa disimpan di kulkas, sebenarnya bisa-bisa saja. Hanya saja, tekstur dan profil rasanya bisa berubah. Jadi Anda perlu menghangatkannya dulu agar rasanya lebih lembut dan enak setelah keluar dari kulkas.
Bahkan, Anda juga bisa memasukkan roti ke dalam freezer jika ingin daya tahannya lebih lama. Jika sudah masuk ke freezer, roti tetap aman untuk Anda konsumsi setelah 2-3 bulan. Tipsnya adalah menutup rapat wadahnya agar tidak ada aftertaste khas kulkas.
Untuk memudahkan konsumsi, Anda juga bisa mengiris roti untuk per porsi. Jadi, Anda tinggal menghangatkan satu porsi saja dan tetap menyimpannya sisanya di freezer. Tidak perlu repot frosting dan defrosting roti terus menerus setiap kali menyantapnya.
3. Sesuaikan Wadah dengan Jenis Roti
Sebenarnya, cara menyimpan roti agar tidak jamuran bisa berbeda-beda untuk setiap jenis roti. Hal ini karena tekstur dan karakteristik roti yang berbeda, sehingga tidak bisa Anda samakan. Ada yang lebih cocok memakai plastik, paper bag, dan wadah roti.
Sebagai contoh, Anda bisa menyimpan roti sandwich dan roti lain sejenisnya di dalam kantong plastik. Tapi, pastikan kantongnya kedap udara agar wadah tidak mudah lembap. Solusinya bisa dengan memakai plastic wrap agar tidak ada ruang untuk udara.
Sementara beberapa roti lain seperti brioche, soft bread, milk bun, dan roti berlemak lain bisa Anda simpan di dalam paper bag. Hal ini karena paper bag bisa menyerap lemak pada roti dengan lebih baik. Tapi, pastikan paper bag tersebut kedap udara.
Sedangkan roti tawar biasanya butuh wadah yang lebih besar. Karena itu, Anda bisa menyimpannya di kotak khusus roti. Jika tidak punya, bisa gunakan wadah lain dengan fungsi yang sejenis.
Tapi, ketiga wadah tersebut hanya cocok untuk Anda santap dalam 1-2 hari. Jika ingin menyimpannya di kulkas atau di freezer, masukkan lagi roti ke dalam wadah yang tertutup rapat.
Penutup
Itulah cara menyimpan roti yang bisa Anda terapkan agar tetap lembut dan tidak mudah jamuran. Meski ada banyak cara untuk menyimpannya, lebih baik Anda menghabiskan roti dalam 1 hingga 3 hari agar lebih aman.

